Ini salah satu bagian yang aku suka, salah satu isi dari buku Pidi Baiq, yang berjudul Hanya Salju dan Pisau Batu. Mungkin kalian juga harus membacanya, ya jadi aja aku tulis disini dengan rasa ingin untuk menulisnya.
Uang maksudmu? Harta? Jabatan?
"Spirit adalah produk manusia. Bukan sebaliknya."
Setuju"Manusia yang menciptakan kebudayaan, Pidi."
Iya."Manusialah yang menciptakan sejaraah."
Bentar, Om."Apa?"
Tapi, saya harus menghidupi anak istriku
"Uanglah yang seharusnya membutuhkanmu."
Bagaimana bisa?
"Sampai engkau memiliki kualitas diri yang menyebabkan uang
yang akan membutuhkanmu mendatangimu."
Siap grak.
"Spirit adalah produk manusia, Pidi, bukan sebaliknya. Bukan
sesuatu yang ada di luar dirimu."
Hmmm.
"Saat spirit berkaryamu diproduksi oleh materi, kau akan terasing
dengan pekerjaanmu sendiri. Kau akan bekerja dengan tidak
mendapatkan kepuasan sama sekali di dalamnya. Kau tidak akan
diberi kesempatan mengatur untuk keadaan dirimu sendiri. Kau
akan diatur oleh kuasa di luar dirimu."
Tapi, ada yang senang dengan meskipun dia begitu, Om.
"Itu dia. Kepuasan popularitas dan rasa senangnya diatur oleh
kuasa di luar dirinya. Sampai pada saatnya semua orang kemudian
mengabaikannya. Maka, segera dia akan merasa mati."

0 komentar:
Posting Komentar